UPDATE Kasus Corona di Indonesia: 1285 Positif, 64 Pasien Sembuh, 114 Meninggal Dunia

Jumlah kasus pasien positif virus corona di Indonesia mengalami peningkatan. Dalam pernyataannya,Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid 19) Achmad Yurianto, mengatakan, per Minggu (29/3/2020), terdapat sebanyak 1285kasus positif Corona di Indonesia. Jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 130 dari sebelumnya.

Dari jumlah 1.285 itu, sebanyak 114 pasien meninggal dunia. Pun dengan pasien yang kini dinyatakan sembuh. Kini, telah ada 64 pasien yang telah sembuh setelah menjalani perawatan.

Angka kasus virus corona atau Covid 19 di wilayah DKI Jakarta menunjukan peningkatan, Minggu (29/3/2020). Berdasarkan data resmi dari Pemprov DKI, hingga hari ini pukul 08.00 WIB, tercatat ada 647 kasus pasien positif virus corona atau Covid 19 di Jakarta. Tak hanya angka kasus positif corona yang meninggkat, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat corona pun bertambah.

Tercatat, hingga saat ini ada 66 orang yang meninggal dunia akibat Covid 19 di DKI Jakarta. Sementara itu, sebanyak 46 orang penderita virus corona dilaporkan sembuh. Hingga saat ini tercatat 392 pasien positif corona masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sedangkan, 143 lainnya menjalani isolasi mandiri. Jumlah ini diperkirakan bisa terus bertambah, mengingat masih ada 660 pasien dalam pengawasan (PDP) di ibu kota. Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta berjumlah 481 orang.

Adapun kriteria PDP ialah orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius, ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat, serta memiliki riwayat bepergian ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang poaitif Covid 19. Sementara itu, kriteria ODP ialah orang dengan gejala demam, atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit corona. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan rapid test virus corona (covid 19) di seluruh wilayah ibu kota sejak Selasa (24/3/2020) lalu.

"Hingga tanggal 27 Maret 2020, telah dilakukan 10.459 rapid test, dengan hasil 121 orang dinyatakan positif dan 10.338 orang negatif. Persentase total orang positif COVID 19 hingga 27 Maret 2020 sebesar 1,1 persen," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti dalam keterangan yang diterima, Minggu (29/3/2020). Rapid test tersebut, dikatakan Widyastuti, diprioritaskan untuk orang orang yang berisiko menularkan covid 19. "Seperti tenaga medis dan orang orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probabel COVID 19, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP)," ujarnya.

Adapun ODP yang dimaksud yakni seseorang yang mengalami demam di atas 38°C atau riwayat demam, gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, serta memiliki riwayat tinggal di luar negeri dan melakukan perjalanan di area terdampak COVID 19. Adapun rincian pelaksanaan rapid test yakni: 1. Di Jakarta Pusat, dilakukan 641 rapid test dengan hasil 8 orang positif dan 633 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Jakarta Pusat sebesar 1,2 persen.

2. Di Jakarta Utara, dilakukan 1.831 rapid test dengan hasil 7 orang positif dan 1.824 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Jakarta Utara sebesar 0,3 persen. 3. Di Jakarta Barat, dilakukan 1.511 rapid test dengan hasil 41 orang positif dan 1.470 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Jakarta Barat sebesar 2,7 persen. 4. Di Jakarta Selatan, dilakukan 2.709 rapid test dengan hasil 11 orang positif dan 2.698 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Jakarta Selatan sebesar 0,4 persen

5.Di Jakarta Timur, dilakukan 3.615 rapid test dengan hasil 51 orang positif dan 3.564 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Jakarta Timur sebesar 1,4 persen. 6. Di Kepulauan Seribu, dilakukan 12 rapid test dengan hasil 1 orang positif dan 11 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di Kepulauan Seribu sebesar 8,3 persen. 7. Di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) dilakukan 140 rapid test dengan hasil 2 orang positif dan 138 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID 19 di PPKP sebesar 1,4 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *