UPDATE Di Kepri, 4 Dinyatakan Positif Covid-19, 222 ODP dan 45 PDP, Tanjungpinang Terbanyak

Berikut update virus corona di Kepulauan Riau atau Kepri hingga Jumat (20/3/2020). Sebanyak 222 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 45 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Kepri. Data tersebut diterima dari Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjejep Yudiana, Jumat (20/3/2020).

Tjetjep merinci, ada 120 orang ODP di Kota Batam serta 26 orang berstatus PDP. Kemudian Kota Tanjungpinang sebanyak 51 ODP dan 11 orang berstatus PDP. Sementara itu, Kabupaten Bintan tercatat bahwa ada 12 ODP dan 1 PDP.

Kabupaten Karimun ada sebanyak 34 ODP dan 4 PDP. "Untuk di Kabupaten Kepulauan Anambas sendiri ada 5 ODP dan 2 PDP. Kemudian Kabupaten Natuna ada hanya 1 PDP," ucapnya. Ia mengungkapkan, Kabupaten Lingga hingga kini tidak tercatat satu pun ODP dan PDP.

PDP yang masih dalam perawatan untuk seluruh Kepri berjumlah 26 orang. Dari keseluruhan jumlah itu, 19 orang di antaranya sudah pulang ke rumahnya masing masing. Tidak hanya itu, bagi PDP yang sampelnya sudah diambil untuk pemeriksaan laboratorium di Kepri berjumlah 40 sampel.

Sedangkan untuk sampel yang saat ini masih dalam proses laboratorium sebanyak 15 sampel, serta dinyatakan negatif sebanyak 20 orang. Sementara di Kepri sendiri, PDP yang dinyatakan positif terpapar virus corona berjumlah 4 orang. Dimana hari ini sudah bertambah lagi untuk Kota Batam, dengan total saat ini 2 orang di Batam, 1 orang di Tanjungpinang, dan 1 orang di Karimun.

Pasien positif Covid 19 di Batam bertambah dua orang. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengumumkan tambahan kasus positif virus Corona di Batam, Jumat (20/3/2020) di Gedung Wali Kota Batam di Batam Center. Pasien ini dirawat di RSBP Batam, berjenis kelamin laki laki, usia 32 tahun dan berasal dari luar Provinsi Kepri. Pasien itu punya riwayat perjalanan ke luar negeri, seperti ke Malaysia dari 25 Februari hingga 1 Maret 2020. Lalu ke Paris hingga 12 Maret. Ia kontak langsung dengan temannya di Paris yang saat itu sakit batuk, pilek. Kemudian di Batam, pada 14 Maret, laki laki ini mengeluh tidak enak badan dan berobat ke rumah sakit terdekat.

Dari pemeriksaan dokter, mengarah ke suspect bronchopneumonia. Kemudian penanganan lebih lanjut dirujuk ke RSBP Batam untuk perawatannya. "Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Jakarta dikonfrimasi positif Covid 19," kata Rudi Setidaknya ada sekitar 131 orang yang akan diperiksa terkait kontak langsung dengan pasien ini.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengumumkan tambahan kasus positif virus Corona di Batam, Jumat (20/3/2020). Pengumuman penambahan kasus ini dilakukan setelah Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan adanya penambahan kasus Covid 19 di Indonesia. Pasien positif virus Corona di Kepri hingga Jumat (20/3/2020) menjadi 4 kasus.

Pasien terbaru dirawat di RSBP Batam. Pasien merupakan warga transit dari luar negeri, laki laki (32), warga dari luar Kepri. Hasil penelusuran pasien memiliki riwayat ke Malaysia dari 25 Februari 1 Maret 2020.

Selanjutnya ke Paris, Prancis dan pernah pernah kontak langsung dengan teman mengalami demam dan batuk pilek. Pemerintah mengumumkan penambahan jumlah pasien positif virus Corona, Jumat (20/3/2020). Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien virus corona meninggal di Indonesia bertambah.

Per Jumat (20/3/2020), jumlah pasien corona meninggal kini mencapai 32 pasien. Dibanding dengan keterangan Yuri pada Kamis (19/3/2020) kemarin, jumlah pasien corona meninggal bertambah 7 korban dari yang sebelumnya 25 pasien. Jumlah kasus pasien positif virus corona di Indonesia juga semakin bertambah yaitu ada 60 kasus baru.

Dengan demikian, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia kini mencapai 369 orang. Kasus kasus itu berasal dari Bali (4 kasus), Banten (37), DIY (4), DKI Jakarta (215), Jawa Barat (41), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (15), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (10), Kalimantan Tengah (2), Kepulauan Riau (4). Selain itu, Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (1), serta dalam proses investigasi 13 kasus.

Jumlah pasien virus corona yang dinyatakan sembuh juga ikut bertambah, per Jumat (20/3/2020). Kini ada 17 pasien virus corona di Indonesia yang sembuh dan telah dipulangkan ke rumah. Kondisi pasien positif virus Corona asal Kepri yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang terus membaik.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr Elfiani Sandri mengatakan, batuk, demam hingga sesak napas yang semula dialami pasien ini perlahan mulai berkurang. Pihak RSUP Raja Ahmad Tabib masih memberlakukan larangan untuk membesuk pasien. Menurutnya, hanya diperbolehkan satu orang penunggu untuk menemani pasien yang menjalani pengobatan di RSUP Raja Ahmad Tabib.

Dari data terakhir, terdapat 4 orang pasien yang mendapat perawatan di RSUP Raja Ahmad Tabib. Tiga di antaranya masih menjalani perawatan karena diduga terindikasi Covid 19. Sementara satu pasien dinyatakan positif virus Corona.

"Kalau ada yang bertambah lagi belum saya cek lagi, terahkir masih 4 sama yang positif kemarin," ucapnya. Pasien tersebut mempunyai riwayat pergi ke Malaysia. Seorang pasien positif virus Corona dirawat di RSUD Embung Fatimah Batam.

Saat konferensi pers, Wali Kota Batam Rudi menyampaikan seorang warga Batam dinyatakan positif Corona. Warga berjenis kelamin perempuan itu kini dirawat di RSUD Embung Fatimah. Rudi menambahkan, pasien memiliki sempat berobat pada 5 Maret 2020.

Selanjutnya 7 Maret dinyatakan tidak ada keluhan. Selanjutnya pada 14 Maret pasien datang lagi ke UGD RSUD Embung Fatimah. "Keluhan dada sesak dan batuk berdahak. Dinyatakan pnemonia. Dinyatakan PDP Covid. Dilakukan isolasi sampai hari ini. Hasil lab 15 maret. Diperoleh hari ini 19 Maret, hasilnya terkonfirmasi positif," ujar Rudi.

Saat ini telah dilakukan tracking. Pasien mempunyai riwayat pergi ke Bogor, Jakarta, dan Jogjakarta. Pasien positif virus Corona adalah seorang pria berusia 50 tahun.

Kondisi pasien positif terpapar virus corona di Kabupaten Karimun cukup baik. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan pasien laki laki tersebut juga memiliki riwayat penyakit lain, yakni Tuberkulosis (TBC). "Dia memang sudah lama mengalami sakit batuk. Tanggal 12 Ia menunjukan sakit. Dia mengalami batuk darah sehingga memeriksakan diri ke rumah sakit," katanyaa saat konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun, Kamis (19/3/2020).

Sementara dokter spesialis paru paru RSUD Muhammad Sani dr Diah mengatakan, penyakit TBC yang diderita pasien membuat daya tubuhnya berkurang. "Namun secara umum kondisi pasien baik," ujar Diah. Pasien positif terpapar virus corona di Kabupaten Karimun memiliki riwayat perjalanan ke negeri jiran Malaysia.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun, pasien laki laki tersebut kembali dari Malaysia pada tanggal 9 Maret 2020. Tiga hari berada di Karimun, atau tepatnya lada tanggal 12 Maret 2020, Ia mendatangi RSUD Muhammad Sani untuk memeriksakan diri. "Dia mengalami batuk darah," kata Rachmadi.

Sejak pasien memeriksakan diri, pihak rumah sakit langsung melakukan isolasi terhadapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *