Pasien Covid-19 Tulis Pesan di Facebook Beberapa Hari Sebelum Meninggal: Jangan Bodoh Seperti Saya

Satu keluarga di El Paso, Texas, berduka atas meninggalnya satu anggota keluarga yang terpapar virus corona dari sebuah pesta di California. Keluarga pun harus menunggu dua minggu untuk dilakukan pemakaman. Seperti yang dilansir KTSM.com, pria 51 tahun bernama Tommy Macias, menghadiri sebuah pesta sekitar 2 minggu lalu.

Ia mulai menunjukkan gejala Covid 19 satu minggu setelahnya. Ia kemudian mengunggah pesan di Facebook, berisi penyesalannya yang mengabaikan physical distancing dan memakai masker. Ia merasa bersalah kepada keluarganya.

"Beberapa dari kalian tahu, tapi sebagian tidak," tulisnya. "Aku pergi beberapa minggu lalu dan terpapar virus corona." "Hari Senin aku dites Covid 19 dan terkonfirmasi positif pada hari Kamis."

"Karena kebodohanku, aku membahayakan kesehatan ibu, saudaraku dan juga keluargaku." "Ini pengalaman yang menyakitkan." "Ini bukan main main."

"Jika kau harus pergi keluar, pakailah masker dan lakukan social distancing." "Jangan menjadi bodoh seperti aku." "Terima kasih kepada semua temanku yang memberikan makanan, dan semua yang sudah ada bersamaku."

"Semoga dengan bantuan Tuhan aku bisa melalui ini." Sayangnya, Marcias meninggal dunia dua hari kemudian. Keponakan Macias, Danielle Lopez, mengatakan kepada KTSM 9 News bahwa pamannya mulai menunjukkan gejala yang mirip diabetes pada Senin lalu.

Tetapi ia segera menyadari bahwa situasinya jauh lebih parah. Macias dites COVID 19 pada hari Selasa (16/6/2020). Hasilnya keluar pada hari Kamis (18/6/2020), Macias dinyatakan positif Covid 19.

"Minggu (21/6/2020) pagi dia menelepon nenekku dan berkata dia kesulitan bernapas, lalu memanggil ambulans, dan pergi ke rumah sakit." "Mereka mulai dengan oksigen, dan dia ada di sana selama beberapa jam." "Kemudian mereka memutuskan untuk memakai ventilator di sore hari," kata Lopez kepada KTSM 9 News.

"Namun dia hanya menggunakan ventilator selama satu jam sebelum akhirnya meninggal." Setidaknya 14 orang yang menghadiri pesta yang sama dengan Macias terinfeksi Covid 19, menurut keluarga Macias. Lopez mengatakan ini adalah contoh mengapa jarak sosial dan mengenakan masker sangatlah penting.

Lopez menambahkan, “Ada satu orang yang terinfeksi virus corona di pesta itu dan dia tidak mengenakan masker. Seandainya mereka mengenakan masker, ini tidak akan terjadi." Lopez berkata ia merasa beruntung tidak ada anggota keluarga lain yang menunjukkan gejala.

Tetapi kini keluarganya jauh lebih hati hati daripada sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *