Langgar Lockdown, Wali Kota Tantara, Peru Pura-pura Mati dan Bersembunyi dalam Peti

Jaime Rolando Urbina Torres Wali Kota Tantara, kota di distrik Castrovirreyna, Peru kedapatan keluar 'minum' bersama teman temannya, Senin malam (18/5/2020). Melaporkan, pada saat bersamaan polisi datang untuk memberlakukan jam malam di wilayah tersebut. Kedapatan melanggar pedoman lockdown, polisi mengatakan Wali Kota Tantara, Peru itu kemudian berusaha menghindari penangkapan.

Mengatakan, Urbina Torres terbaring di peti mati dengan menutut mata rapat dan masker di wajahnya. Teman temannya mengikuti aksi Urbina Torres dengan bersembunyi di peti mati yang ada di ruangan yang sama. Tak lama kemudian, petugas kepolisian membangunkan Urbina Torres dan membawa dia dan teman temannya ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Namun, tuntutan yang diajukan belum diketahui. Aparat polisi kemudian merilis foto Wali Kota Tantara, Peru yang terbaring di peti mati mengenakan masker dan sweater rajut berwarna biru. Secara terpisah, media lokal mengkritik Wali Kota Tantara, Peru tersebut karena tidak menanggapi pandemi virus corona secara serius.

Menurut dia hanya tinggal di Tantara delapan hari sejak lockdown diberlakukan. Wali Kota Tantara, Peru itu dilaporkan belum menerapkan langkah keselamatan publik. Pada 9 Mei 2020, warga mengadakan pertemuan darurat dan mendesak Urbina Torres melakukan pemeriksaan keselamatan serta membangung tempat karantina untuk kasus yang sudah dikonfirmasi.

Media mengatakan, Urbina Torres belum melakukan keduanya. Meski virus corona tercatat pertama kali di Wuhan, China, tapi kini Amerika Serikat (AS) menjadi urutan pertama yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia. Menurut data dari worldometers.info, total kasus virus corona di AS telah menembus angka 1.620.902 pasien.

Sebagai catatan, China yang merupakan pusat wabah virus corona pertama kali dideteksi, berada di posisi ke 13. China mencatat enam kasus baru, sehingga total 82.971orang telah terinfeksi. Setidaknya ada 210 negara atau kawasan yang terinfeksi virus corona, ditambah dua kasus dari kapal pesiar, yakni Diamond Princess dan MS Zaandam.

Adapun virus corona kini telah menjangkiti setidaknya 5.194.106 orang di dunia. Warga yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.080.923 pasien, sedangkan 334.616 orang dinyatakan meninggal dunia. Peru sendiri melaporkan 106.769 kasus infeksi yang dikonfirmasi.

Sedangkan jumlah kematian yang dilaporkan Peru mencapai 3.148 jiwa. Ada 43.553 pasien Covid 19 yang dinyatakan sembuh oleh pemerintah Peru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *