Langgar Lockdown Covid-19, 10 Turis di India Dihukum Menulis Penyesalan 500 Kali

Pemerintah India telah menerapkan kebijakan lockdown untuk memutus rantai persebaran Covid 19 atau virus corona. Namun, kebijakan tersebut justru dilanggar warga. Pelanggaran tersebut dilakukan oleh warga pendatang atau turis di India.

Mereka yang terpergok melakukan kegiatan di luar rumah mendapat hukuman. Kali ini hukuman yang diberikan tak seperti hukum pidana lainnya. Yakni mereka harus menulis kalimat penyesalan sebanyak 500 kali.

Mereka kedapatan berjalan jalan di Rishikesh India utara. Tempat yang dipopulerkan oleh The Beatles saat mencari ketenangan rohani di sebuah ashram pada tahun 1968. Sebagai hukuman melanggar kebijakan lockdown di India, para turis menuliskan kalimat"Saya tidak mengikuti aturan penguncian jadi saya sangat menyesal".

Kalimat tersebut dituliskan berulang kali sebanyak 500 kali. Di sisi lain sebuah foto beredar di Twitter menunjukkan sekelompok orang Barat menulis di selembar kertas sambil diawasi oleh polisi yang memegang tongkat. Seorang petugas polisi setempat mengatakan hukuman yang tidak biasa itu diberikan untuk memberi mereka pelajaran.

Polisi mengatakan turis akan diarahkan kehotel di daerah itu untuk memungkinkan tamu asing keluar hanya jika disertai oleh pembantu setempat. Perusahaan yang tidak mengikuti perintah dapat menghadapi tindakan hukum, Masih dari sumber yang sama, lebih dari 700 turis asing dari AS, Australia, Meksiko dan Israel yang tinggal di daerah itu telah melanggar aturan lockdown di India.

Penguncian nasional diberlakukan menjelang akhir Maret. Penduduk diizinkan meninggalkan rumah mereka hanya untuk hal penting seperti membeli bahan makanan dan obat obatan. Polisi di India pun telah memakai helm berbentuk coronavirus untuk mendorong orang agar tinggal di rumahdan ikut mendukungkampanye menghentikan penyebaran penyakit mematikan itu.

Perdana Menteri India Narendra Modi diperkirakan akan memperpanjang penutupan secara nasional yang semula dijadwalkan berakhir pada hari Selasa, untuk dua pekan ke depan. Adapun dikutup dari data worldometers.info, India berada di urutan ke 22 negara dengan jumlah kasus Covid 19 terbanyak di dunia. Hingga Senin (13/4/2020) hari ini, terdapat 35 kasus baru.

Menjadikanjumlah kasus Covid 19 di India sebanyak9.240. Sementara, sebanyak 331 warga meninggal dunia. Kabar baiknya, 1.096 orang berhasil sembuh.

Berikut update data pasien penderita virus corona atau Covid 19 yang tersebar di seluruh dunia hingga Senin, 13 April 2020 pukul 16.00 WIB. Setidaknya ada 210 negara/kawasan yang terinfeksi virus corona, ditambah dua kasus dari kapal pesiar internasional. Virus corona kini telah menjangkiti setidaknya 1.857.354 orang di dunia.

Meski virus corona Covid 19 tercatat pertama kali di Wuhan, China, tapi kini Amerika Serikat lah yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia. Hingga Senin, 13 April 2020 pukul 16.00 WIB, menurut data dari Worldometers sudah ada 560.433 kasus di Amerika Serikat, dengan total kematian mencapai 22.115 kasus. Setelah Amerika, di posisi kedua ada Spanyol dengan jumlah 166.831 kasus.

Di posisi ketiga ada Italia dengan 156.363 kasus. Urutan keempat diduduki oleh Prancis dengan 132.591 kasus. Setelah Prancis, ada Jerman dengan total kasus 127.854.

Di bawah Prancis, ada Inggris dengan total kasus 84.279. Sementara China yang berada di posisi ketujuh, tercatat total 82.160 orang telah terinfeksi, dengan tambahan 108 kasus baru. Dari jumlah total tersebut, 77.663 orang sudah dinyatakan sembuh sehingga kasus aktif kini hanya 1.156 saja.

Sementara itu, Indonesia menduduki posisi ke 37 dengan total 4.557 kasus (update data terakhir yaitu 13 April 2020 pukul 12.00 WIB). Sebanyak 399 orang meninggal dunia dan 380 lain sembuh. Lebih lengkap, berikut adalah rincian pasien virus corona di 40 negara/wilayah hingga Senin, 13 April 2020 pukul 16.00 WIB:

Dunia Total terinfeksi: 1.857.354 Meninggal dunia: 114.367 Sembuh: 428.735 Kasus aktif/tengah dirawat: 1.314.252 1. USA Total terinfeksi: 560.433 Meninggal dunia: 22.115 Sembuh: 32.634 Kasus aktif/tengah dirawat: 505.684 2. Spanyol Total terinfeksi: 166.831 Meninggal dunia: 17.209 Sembuh: 62.391 Kasus aktif/tengah dirawat: 87.231

3. Italia Total terinfeksi: 156.363 Meninggal dunia: 19.899 Sembuh: 34.211 Kasus aktif/tengah dirawat: 102.253 4. Prancis Total terinfeksi: 132.591 Meninggal dunia: 14.393 Sembuh: 27.186 Kasus aktif/tengah dirawat: 91.012 5. Jerman Total terinfeksi: 127.854 Meninggal dunia: 3.022 Sembuh: 64.300 Kasus aktif/tengah dirawat: 60.532

6. UK Total terinfeksi: 84.279 Meninggal dunia: 10.612 Sembuh: 344 Kasus aktif/tengah dirawat: 73.323 7. China Total terinfeksi: 82.160 Meninggal dunia: 3.341 Sembuh: 77.663 Kasus aktif/tengah dirawat: 1.156 8. Iran Total terinfeksi: 71.686 Meninggal dunia: 4.474 Sembuh: 43.894 Kasus aktif/tengah dirawat: 23.318

9. Turki Total terinfeksi: 56.956 Meninggal dunia: 1.198 Sembuh: 3.446 Kasus aktif/tengah dirawat: 52.312 10. Belgia Total terinfeksi: 29.647 Meninggal dunia: 3.600 Sembuh: 6.463 Kasus aktif/tengah dirawat: 19.584 11. Belanda Total terinfeksi: 25.587 Meninggal dunia: 2.737 Sembuh: 250 Kasus aktif/tengah dirawat: 22.600

12. Swiss Total terinfeksi: 25.449 Meninggal dunia: 1.115 Sembuh: 12.700 Kasus aktif/tengah dirawat: 11.634 13. Kanada Total terinfeksi: 24.383 Meninggal dunia: 717 Sembuh: 7.172 Kasus aktif/tengah dirawat: 16.494 14. Brasil Total terinfeksi: 22.318 Meninggal dunia: 1.230 Sembuh: 173 Kasus aktif/tengah dirawat: 20.915

15. Rusia Total terinfeksi: 18.328 Meninggal dunia: 148 Sembuh: 1.470 Kasus aktif/tengah dirawat: 16.710 16. Portugal Total terinfeksi: 16.585 Meninggal dunia: 504 Sembuh: 277 Kasus aktif/tengah dirawat: 15.804 17. Austria Total terinfeksi: 13.962 Meninggal dunia: 368 Sembuh: 7.343 Kasus aktif/tengah dirawat: 6.251

18. Israel Total terinfeksi: 11.235 Meninggal dunia: 110 Sembuh: 1.689 Kasus aktif/tengah dirawat: 9.436 19. Korea Selatan Total terinfeksi: 10.537 Meninggal dunia: 217 Sembuh: 7.447 Kasus aktif/tengah dirawat: 2.873 20. Swedia Total terinfeksi: 10.483 Meninggal dunia: 899 Sembuh: 381 Kasus aktif/tengah dirawat: 9.203

21. Irlandia Total terinfeksi: 9.655 Meninggal dunia: 334 Sembuh: 25 Kasus aktif/tengah dirawat: 9.296 22. India Total terinfeksi: 9.240 Meninggal dunia: 331 Sembuh: 1.096 Kasus aktif/tengah dirawat: 7.813 23. Peru Total terinfeksi: 7.519 Meninggal dunia: 193 Sembuh: 1.798 Kasus aktif/tengah dirawat: 5.528

24. Ekuador Total terinfeksi: 7.466 Meninggal dunia: 333 Sembuh: 501 Kasus aktif/tengah dirawat: 6.632 25. Jepang Total terinfeksi: 7.370 Meninggal dunia: 123 Sembuh: 784 Kasus aktif/tengah dirawat: 6.463 26. Chili Total terinfeksi: 7.213 Meninggal dunia: 80 Sembuh: 2.059 Kasus aktif/tengah dirawat: 5.074

27. Polandia Total terinfeksi: 6.674 Meninggal dunia: 232 Sembuh: 439 Kasus aktif/tengah dirawat: 6.003 28. Norwegia Total terinfeksi: 6.525 Meninggal dunia: 128 Sembuh: 32 Kasus aktif/tengah dirawat: 6.365 29. Australia Total terinfeksi: 6.359 Meninggal dunia: 61 Sembuh: 3.494 Kasus aktif/tengah dirawat: 2.804

30. Rumania Total terinfeksi: 6.300 Meninggal dunia: 318 Sembuh: 852 Kasus aktif/tengah dirawat: 5.130 31. Denmark Total terinfeksi: 6.174 Meninggal dunia: 273 Sembuh: 2.123 Kasus aktif/tengah dirawat: 3.778 32. Czechia Total terinfeksi: 5.991 Meninggal dunia: 139 Sembuh: 467 Kasus aktif/tengah dirawat: 5.385

33. Pakistan Total terinfeksi: 5.374 Meninggal dunia: 93 Sembuh: 1.095 Kasus aktif/tengah dirawat: 4.186 34. Filipina Total terinfeksi: 4.932 Meninggal dunia: 315 Sembuh: 242 Kasus aktif/tengah dirawat: 4.375 35. Malaysia Total terinfeksi: 4.683 Meninggal dunia: 76 Sembuh: 2.108 Kasus aktif/tengah dirawat: 2.499

36. Meksiko Total terinfeksi: 4.661 Meninggal dunia: 296 Sembuh: 1.843 Kasus aktif/tengah dirawat: 2.522 37. Indonesia Total terinfeksi: 4.557 Meninggal dunia: 399 Sembuh: 380 Kasus aktif/tengah dirawat: 3778 38. Arab Saudi Total terinfeksi: 4.462 Meninggal dunia: 59 Sembuh: 761 Kasus aktif/tengah dirawat: 3.642

39. UEA Total terinfeksi: 4.123 Meninggal dunia: 22 Sembuh: 680 Kasus aktif/tengah dirawat: 3.421 40. Serbia Total terinfeksi: 3.630 Meninggal dunia: 80 Sembuh: 400 Kasus aktif/tengah dirawat: 3.150

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *