Fakta-Fakta Kakak Tega Cabuli Adik Kandung di Lampung, Pelaku Ditinggal Istri Selama 6 Bulan

WN (20), korban pemerkosaan okakakkandung di Pringsewu, Lampung sempat melakukan perlawanan. Namun, GO alias Gio alias Panjul (36) terus memaksa dan mengancam. "Meskipun di bawah ancaman, korban melawan saat pelaku membuka paksa celananya," kata Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir, Kamis, 2 Juli 2020.

Berikut ini fakta faktanya : Ditambahkan Musakir, korban tidak berdaya ketika pelaku menampar pipi, membekap mulut dan langsung menyetubuhinya. Ironisnya, perbuatan pelaku pada 21 Juni 2020 dini hari tersebut tidak hanya satu kali.

Bahkan, pelaku Gio mengulangi perbuatannya hingga dua kali. "Korban yang melawan kembali mendapat kekerasan fisik," tutur Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri. GO alias Gio alias Panjul (36) pelaku pemerkosa adikkandung ternyata telah memendam hasrat seksualnya cukup lama.

Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Musakir mengatakan bila Gio sebenarnya pria yang sudah mempunyai istri. Gio pun telah dikaruniai seoarang anak. "Namun sejak enam bulan terakhir pelaku ditinggal oleh istrinya bekerja di Kepulauan Riau," ungkap Musakir, 2 Juli 2020.

Selama istrinya pergi, Gio tinggal bersama anaknya, orangtua dan adikkandungnya tersebut dalam satu rumah. Ironisnya, kepergian istri selama enam bulan membuat Gio kesepian. Gio pun kalap saat hasrat seksualnya meningkat.

Adik kandung menjadi sasaran pelampiasan nafsu bejat Gio. Ketika Gio melakukan aksinya itu seisi rumah tengah tertidur pulas. GO alias Gio alias Panjul (36) pelaku pemerkosa adikkandung mengakui perbuatannya.

Parahnya, Gio mengaku khilaf sehingga tega meruda paksa adiknya sendiri demi melampiaskan hasrat seksualnya. "Dihadapan petugas Gio mengaku tega memperkosa adikkandungnya karena khilaf," kata Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Kamis, 2 Juli 2020.

Kepada petugas, Gio mengaku menyesali perbuatannya tersebut. Akan tetapi, penyesalan Gio tersebut sudah tiada arti. Dikatakan Musakir, korban trauma atas perbuatan kakaknya tersebut.

"Korban tidak menyangka kakaknya tega berbuat seperti itu," tuturnya. Musakir menceritakan, pada 21 Juni 2020 sekira pukul 01.30 WIB korban diajak oleh pelaku untuk membeli makanan. Ketika diperjalanan itu lah, kata Musakir, pelaku mengajak korban untuk melakukan persetubuhan dengan mengancam.

Setibanya di rumah, sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka mengikuti korban ke kamarnya. Tersangka langsung mengajak adikkandungnya tersebut untuk berhubungan badan sembari mengancam akan membunuh, jika tidak mau melayani hasratnya. Atas perbuatan kakaknya tersebut, WN memberanikan diri melapor ke Mapolsek Sukoharjo.

Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Musakir mengatakan, peristiwa Pemerkosaan tersebut terjadi pada, 21 Juni 2020 dini hari. Atas laporan korban, petugas lantas melakukan penyelidikan. "Mencari saksi saksi dan bukti buktinya," tukas Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Kamis, 2 Juli 2020.

Setelah alat bukti lengkap, petugas melakukan penangkapan terhadap Gio, Rabu, 1 Juli 2020 pukul 22.00 WIB. Gio digelandang ke Mapolsek Sukoharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun dijebloskan ke sel tahanan.

Dia kini harus merasakan pengabnya ruang tahanan polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *