dari Kumpul Anak Cucu hingga Atmosfer Laga Persib Bandung Umuh Muchtar dari Rindukan 2 Hal

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengatakan ada kerinduan yang dirasakan setelah berdiam diri di rumah akibat pandemi corona. Umuh Muchtar mengaku mulai merindukan 2 hal seperti berkumpul dengan anak serta cucu dan atmosfer pertandingan Persib Bandung. Seperti diketahui kompetisi sepak bola di Tanah Air baik Liga 1 dan Liga 2 ditangguhkan sementara akibat pandemi corona hingga 29 Mei mendatang.

Pertandingan dapat dilanjutkan pada awal Bulan Juli, dengan catatan pemerintah telah mencabut status kondisi darurat. Berkaca dengan situasi yang terjadi, membuat Umuh harus membatasi diri untuk mencegah penularan virus corona atau covid 19. Berdiam diri di rumah merupakan langkah yang diambil untuk meminimalisir interaksi dengan orang lain agar rantai penularan Covid 19 cepat berakhir.

Langkah yang diambil Wak Haji membuatnya rindu berjumpa dengan anak serta cucu yang biasanya berkumpul di akhir pekan. Wak Haji dan kelurga besarnya memiliki kebiasaan untuk berkumpul di rumahnya Tanungsari sebelum merebaknya Covid 19. “Saya yang paling dirindukan adalah ngumpul bersama anak cucu, kalau Sabtu Minggu kumpul di Tanjungsari."

"Sekarang engga bisa karena sekarang harus jaga jarak satu sama lain semua biar di rumah masing masing menjaga, ini yang sangat rindu,” kata Wak Umuh dikutip dari Simamaung. Selain itu, Wak Umuh juga memiliki kerinduan mendalam untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung. Bagaimana tidak, hampir setiap klub berjuluk Pangeran Biru bertanding pasti dirinya menyempatkan untuk mendampingi.

Bahkan atmosfer laga Pangeran Biru terutama dukungan para Bobotoh dapat membuat Wak Haji kangen. Sekadar informasi, Persib Bandung di musim Liga 1 2020 ini sedang dalam peforma terbaiknya yakni menyapu bersih 3 awal pertandingan dengan kemenangan. Rinciannya meraih kemenangan telak 3 0 di partai perdana melawan tim tamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pada pertandingan ini Wander Luiz memborong dua gol tepatnya pada babak kedua menit 54 dan 70. Gol pertama Luiz merupakan asisst dari Castillion kemudian gol keduanya dari umpan Fretz Butuan. Selanjutnya di pekan kedua tim besutan coach Robert mampu mempermalukan Arema FC di kandanganya dengan skor tipsi 1 2 di Stadion Kanjuruhan.

Laga panas ini berhasil dimenangkan Pangeran Biru melalui gol bunuh diri Syaiful Indracahya bek Arema dan gol penalti dari kaki Wander Luiz. Kemudian pertandingan pekan 3 ditutup dengan kemenangan 2 1 melawan tim tamu PSS Sleman di Stadion GBLA. Duet Wander Luiz dan Geoffrey Castillion menjadi aktor kemenangan di laga ini sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi corona.

“Kedua yang sangat rindu itu persepakbolaaan mulai lagi kalau semua ini sudah selesai, main di stadion semua, kalau kembali bermain sepakbola lagi Persibnya itu yang sangat gembira yah, bukan cuma saya saja tapi pasti semuanya juga,” jelasnya. Meskipun demikian, dia juga tidak bisa memaksakan segala kehendaknya karena kondisinya tidak memungkinkan. “Saya sendiri maniak sepakbola, mendarah daging dengan Persib dan memang semua pasti menangis."

"Tiap hari Jumat tidak henti hentinya menangis terus terang saja sedih tapi apa boleh buat, ini kan larangan pemerintah,” bebernya. Wak Haji sendiri juga sudah turut andil dalam memerangi Covid 19 yang telah menyebar luas di Indonesia. Kepedulian Umum Muchtar ditunjukan dengan menyumbangkan sebanyak 300 Alat Pelindung Diri (APD) dan 4000 masker.

Sumbangan berupa APD dan masker ini diberikan untuk para petugas kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam memerangi virus corona atau Covid 19. Terutama para petugas medis yang bertugas di Kabupaten Sumedang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *